Sunday, 13 April 2014

Nutrisi bagi Mengurangkan Risiko Osteoporosis

Amalkan pengambilan berikut bagi mengurangkan risiko osteoporosis:
  1. Kalsium
    Setiap individu dengan osteoporosis memerlukan antara 1,200 hingga 1,500 miligram kalsium setiap hari melalui pemakanan atau pengambilan suplemen kesihatan.Badan hanya dapat menyerap kira-kira 500 miligram kalsium pada satu-satu masa. Oleh itu, pengambilan kalsium perlu dilakukan beberapa kali setiap hari. Beberapa kajian pula menunjukkan pengambilan kalsium yang terlalu banyak memberi kesan buruk kepada kepadatan tulang. Selain hasil tenusu, kekacang dan sayur-sayuran juga menjadi sumber makanan yang kaya dengan kalsium. Di samping pengasidan, pengambilan terlalu banyak kafein juga dikatakan akan menyebabkan pelarutan kalsium di dalam tulang.
  2. Vitamin D
    Penyelidikan terkini menunjukkan pengambilan lebih banyak vitamin D dapat mengurangkan kejadian keretakan tulang sehingga 25 peratus di kalangan warga emas. Selain itu, pengambilan vitamin D juga dapat membantu menguatkan otot memandangkan kebanyakan kes pesakit jatuh adalah akibat otot yang lemah. Penyelidikan di rumah penjagaan warga emas juga menunjukkan penurunan sehingga 72 peratus kes penghuni yang jatuh hasil pengambilan 800 IU vitamin D bersama kalsium setiap hari. Terdapat juga beberapa bukti yang menunjukkan pengambilan suplemen boron, magnesium, zink, tembaga, mangan, silikon, strontium, asid folik, and vitamin B6, vitamin C dan vitamin K (bersama kalsium dan vitamin D) bermanafaat untuk menjaga kepadatan tulang.
  3. Protein berlebihan
    Tiga faktor memainkan peranan penting dalam menentukan kandungan kalsium dalam sistem badan seseorang iaitu pengambilan (makanan), penyerapan dan perkumuhan. Bagaimanapun, pengambilan protein yang terlalu tinggi (makanan) akan menyebabkan peningkatan kekerapan membuang air kecil dan banyak kalsium hilang bersama air kencing seterusnya meningkatkan risiko keretakan tulang akibat kepadatan tulang menurun.
dipetik dari : http://e-kesihatan.blogspot.com/

Petua Lama Untuk Wanita

Dalam masyarakat tradisi Melayu, terdapat banyak petua-petua untuk perawan (anak dara) yang elok diamalkan agar sentiasa dipandang menarik, menawan dan cepat dipinang orang. Ini juga merupakan petua-petua yang boleh diamalkan terus oleh wanita yang telah berkahwin dan telah mempunyai anak. Petua-petua berikut adalah koleksi dari berbagai pengalaman dan tulisan.

1. Bangkit Bersambut

Apabila mahu tidur malam, duduk berlunjur dan rebahkan badan ke tilam tanpa menongkatkan badan dengan tangan. Apabila mahu bangkit dan tidur, lunjurkan kaki dan bangunlah tanpa menongkatkan badan dengan tangan. Cecah ibu jari kaki dengan kedua tangan.

2. Wajah Suci

Apabila bangun pagi, jika membasuh muka, elakkan dari mencucinya menggunakan sebarang alat pencuci atau mengesat muka dengan sebarang pengesat. Biarkan air itu kering sendiri pada muka. Jika mengambil air sembahyang pun, usahlah dikesat air itu, biarkan ia kering sendiri. Ini berfaedah mengekalkan kecantikan asli wanita, dan rnenjadikan muka bercahaya dan segar kerana pelembap asli muka tidak dibuang.

3. Menyegarkan Payudara

Apabila mandi, terutamanya di awal pagi, cucurkan air pancuran atau air paip ke atas kedua-dua belah payudara agar payudara sentiasa subur dan segar, tidak mudah jatuh.

4. Taman Semerbak

Mewangi Amalkan memakan makanan yang segar seperti ulam-ulam yang wangi baunya dan sayur-sayuran yang wangi sejak dari perawan. Amalkan sentiasa. Nafas dan badan juga akan menjadi wangi. Petua ini telah diketahui sejak beribu tahun yang lampau.

5. Lubang Jarum

Latih otot penahan kencing, seolah-olah seperti menahan dan hendak buang air kecil, kemutkan berulang-ulang. Kemudian kemutkan pula otot dubur seolah-olah mahu menahan dari buang air besar, berulang-ulang juga. Jika boleh jadikan ia amalan setiap hari.

6. Suara Perindu

Elakkan dari banyak memakan makanan yang pedas-pedas atau yang agak panas. Selalu minum air asam jawa. Berlatih bercakap dengan mengawal nada suara, jangan dilepaskan suara sewenang-wenangnya. Dikatakan bahawa suara perawan adalah bagai bunyi seruling yang merdu.

7. Mengurut Pangkal Bunting Padi

Biasakan mengurut di pangkal betis, iaitu dengan cara menekan dan memicit kawasan antara urat keting dan buah betis. Lakukan selalu, kerana ini baik untuk mempertingkatkan prestasi kepekaan rasa apabila jima'setelah berkahwin nanti.

8. Payudara Montok

Elakkan dari rneniarap di atas lantai sama ada di waktu siang atau malam, kerana meniarap dilantai akan mengendurkan payudara anda.

Source: http://ms.shvoong.com/medicine-and-health/

Menghilangkan Kutu Rambut

Diperkirakan sekitar 15% anak Indonesia mengalami masalah kutu rambut, serangga kecil tanpa sayap yang mengisap darah manusia lewat kulit kepala. Meskipun kutu rambut tidak menimbulkan masalah kesehatan serius, keberadaannya bisa sangat mengganggu dan menjengkelkan karena menimbulkan gatal terus-menerus di kepala. Prestasi belajar anak pun dapat terancam karena sulit berkonsentrasi.
Kutu rambut sulit ditemukan karena warnanya sangat mirip dengan warna rambut dan ukurannya kecil. Kutu rambut jantan dewasa berukuran sekitar dua milimeter, sedangkan yang betina sedikit lebih besar karena memiliki rongga perut untuk telur-telurnya.

Gejala

Sering menggaruk kepala adalah tanda utama seseorang memiliki kutu rambut. Tapi untuk memastikan keberadaannya, yang paling praktis adalah menghamparkan handuk atau saputangan putih dan meletakkan kepala anak di atasnya, lalu menyisir rambut dengan sisir khusus untuk kutu rambut (serit). Di kampung-kampung orang biasa menyimpan sisir jenis ini, yang biasanya berbilah dua dan bergigi rapat dan kaku. Bila ada kutu rambut, maka kutu dan telur-telurnya yang berwarna putih akan berjatuhan atau menempel di sisir.
Penanganan Alami
  1. Memangkas rambut. Bagi anak laki-laki yang memiliki masalah kutu rambut parah, cara termudah untuk menghilangkannya adalah memangkas rambut sampai plontos. Pencukuran sebaiknya dilakukan di rumah, bukan di tempat pangkas rambut untuk menghindari kemungkinan penularan ke orang lain.
  2. Zat Pembasmi Alami.Meskipun kini sudah tersedia obat-obat kimia pembunuh kutu rambut, sebagian orang masih menyukai cara alami untuk membasminya. Selain tidak selalu efektif, obat kimia bagaimana pun dapat memiliki efek samping bagi tubuh (baca baik-baik aturan pakainya bila Anda menggunakannya). Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat dan efektif menghilangkan kutu rambut:
    • Minyak kayu putih dan jeruk nipis. Campur beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Gunakan campuran tersebut untuk membasahi rambut, dan pijatlah kulit kepala dan remas-remaslah rambut dengan merata selama beberapa menit. Tutuplah kulit kepala dengan topi mandi plastik dan biarkan cairan bekerja selama satu jam. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Ulangi beberapa kali dalam seminggu sampai anak Anda benar-benar bebas kutu.
    • Minyak kelapa. Minyak kelapa (Jawa: minyak klentik) dapat memasuki saluran pernafasan kutu dan membunuh mereka dengan membuat lemas dan dehidrasi. Sewaktu anak mau tidur, tuangkan minyak kelapa hangat di kepalanya dan remaslah rambut seperti berkeramas. Bungkus kepala dengan topi mandi plastik dan tidurkan anak. Di pagi hari, basuh kepala anak untuk membersihkan minyak. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Lakukan tiga malam berturut-turut. Periksa kembali rambut anak dan ulangi hanya jika diperlukan.
    • Cuka Putih. Cuka putih tidak membunuh kutu, namun efektif membuat telur-telur kutu mudah lepas dari cengkeramannya di rambut.  Selain itu, cuka juga bersifat antiseptik sehingga bisa membersihkan jamur dan bakteri di kepala. Basahi kepala dan kulit kepala anak dengan air cuka. Tutup kepala dengan topi mandi plastik selama 30 menit agar cuka meresap dan bekerja. Sisirlah rambut dengan sisir khusus untuk mengeluarkan kutu dan telur-telurnya. Telur-telur yang sebelumnya sangat lengket di rambut akan dengan mudah berlolosan. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Ulangi beberapa kali sampai anak Anda bebas kutu rambut.

Pencegahan

Pencegahan adalah terapi yang paling efektif dan murah.
  • Setelah menyadari anak Anda memiliki kutu rambut, periksa anggota keluarga lainnya dan pastikan tidak ada satu pun anggota keluarga lain yang juga bermasalah kutu rambut. Lakukan penanganan yang sama bila ada anggota keluarga yang terkena.
  • Usahakan untuk tidak berbagi peralatan yang dapat menjadi sumber penularan kutu seperti sisir, topi, handuk, bantal, dll.
  • Jangan menggantung handuk, topi, jilbab dan lain-lain di tempat gantungan yang sama sehingga kutu rambut bisa melompat dari satu barang ke barang lain.
  • Untuk sementara sampai anak dipastikan bebas kutu, pisahkan tempat tidurnya. Kutu dapat melompat dari kepala anak yang satu ke yang lain sewaktu mereka tidur dengan kepala berdekatan.